SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA MASJID Al-MUJAHIDIN DUSUN LIAELA DAN PENAMAANYA.. PELAJARAN APA YANG DAPAT DI AMBIL DARINYA ? BAGAIMANA SIKAP KITA TERHADAPNYA ?
Edisi 01; MAjelis ta'lim Al-aqsha Dusun Liaela
Masjid Al-mujahidin dusun Liaela dinamakan Masjid Al-mujahidin, dulunya masjid ini dibangun atas perjuangan yang dilakukan oleh bpk H. Muhammad samanery dan seluruh komponen masyarakat yang ada di dusun Liaela ketika itu. Karena dulunya tanah yang ada di dusun Liaela ini belum di izinkan oleh pemilik tanahnya untuk di bangun bangunan, jangankan untuk membangun bangunan untuk membeli tanah saja tidak di izinkan dan Alasannya adalah orang yang tinggal di dusun ini adalah pendatang, sehingga mereka tidak mengizinkan orang liaela pada waktu itu untuk membangun masjid atau rumah yang permanen. Kemudian beberapa tahun setelah itu barulah tuan tanah mengizinkan masyarakat didusun ini untuk membeli tanah mereka, pada saat itulah masyarakat yang ada di dusun ini bisa membangun rumah mereka secara permanen, dan barulah pada tahun 1976-1977, masyarakat di dusun Liaela ini mulai membangun masjid dan diberi nama masjid Al-mujahidin yang memiliki Arti yaitu orang- orang yang berjuang. dan ketua pembangunannya ketika itu adalah Bpk Almarhum La Bande. Masjid ini juga pernah beberapa kali di renovasi , di antaranya pada tahun 2000 yang merupakan renovasi besar-besaran dan kemudian pada tahun 2012 telah di bangun lagi tempat wudhu yang baru, menggantikan tempat wudhu yang sudah lama digunakan. Selain tempat wudhu dibangun juga kamar kecil atau WC, yang dibangun tepat di samping kiri masjid.
PELAJARAN YANG DAPAT DI AMBIL DARI SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA MASJID AL-MUJAHIDIN
Masjid Al-mujahidin dusun Liaela dinamakan Masjid Al-mujahidin, dulunya masjid ini dibangun atas perjuangan yang dilakukan oleh bpk H. Muhammad samanery dan seluruh komponen masyarakat yang ada di dusun Liaela ketika itu. Karena dulunya tanah yang ada di dusun Liaela ini belum di izinkan oleh pemilik tanahnya untuk di bangun bangunan, jangankan untuk membangun bangunan untuk membeli tanah saja tidak di izinkan dan Alasannya adalah orang yang tinggal di dusun ini adalah pendatang, sehingga mereka tidak mengizinkan orang liaela pada waktu itu untuk membangun masjid atau rumah yang permanen. Kemudian beberapa tahun setelah itu barulah tuan tanah mengizinkan masyarakat didusun ini untuk membeli tanah mereka, pada saat itulah masyarakat yang ada di dusun ini bisa membangun rumah mereka secara permanen, dan barulah pada tahun 1976-1977, masyarakat di dusun Liaela ini mulai membangun masjid dan diberi nama masjid Al-mujahidin yang memiliki Arti yaitu orang- orang yang berjuang. dan ketua pembangunannya ketika itu adalah Bpk Almarhum La Bande. Masjid ini juga pernah beberapa kali di renovasi , di antaranya pada tahun 2000 yang merupakan renovasi besar-besaran dan kemudian pada tahun 2012 telah di bangun lagi tempat wudhu yang baru, menggantikan tempat wudhu yang sudah lama digunakan. Selain tempat wudhu dibangun juga kamar kecil atau WC, yang dibangun tepat di samping kiri masjid.
PELAJARAN YANG DAPAT DI AMBIL DARI SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA MASJID AL-MUJAHIDIN
- Melihat dari perjalanan pembangunan masjid Almujahidin ternyata tidak secara langsung masjid tersebut dibangun karena tidak memiliki hak tanah dan pemilik tanah tidak mengizinkan mereka untuk membangun masjid dan rumah yang permanen, jangankan mebangun bangunan, untuk beli tanah saja mereka tidak diizinkan. Dengan ini dapat diambil kesimpulan bahwa masyarakat terdahulu didusun liaela ini sungguh sangat menginginkan berdirinya sebuah masjid sebagai simbol islam dan sudah tidak diragukan lagi atas langkah yang mereka ambil adalah langkah yang tepat dan mulia walaupun tanah masjid tersebut harus dibeli, sungguh perjuangan yang mereka lakukan patut kita muliakan.
- Nama dari masjid dusun Liaela ini ialah Masjid Al-mujahidin (مَسْجِدَ المُجَاهِدِيْن) yang berasal dari kata jaahada-yujaahidu (جَاهَدَ يَجَاهِدُ) yang artinya orang yang berjuang , sungguh betapa cerdasnya orang tua kita terdahulu yang memberikan nama sesuai dengan apa yang sedang mereka lakukan ketika itu serta memberikan pelajaran bagi generasi kita ini agar terus berjuang, dan mungkin sebenarnya implementasi dari nama tersebut mereka hanya ingin melukis sebuah langkah perjuangan yang telah mereka lalui terhadap sebuah masjid sebagai sertivikasi dari hasil perjuangan mereka, dan ini membrikan pelajaran yang berharga bagi kita semua bahwa kita harus terus menjaga dan mempertahankan keabsahannya serta memuliakan masjid kita ini.
- Tenyata tanah masjid Almujahidin ini didapat dengan membeli dan bukan tanah wakaf, subhanallah semoga para orang tua kita terdahulu yang telah mengorbankan seluruh tenaga, harta dan waktu mereka untuk membangun masjid Almujahidin dusun liaela ini diberikan pahala oleh Allah dan citatat sebagai para syuhada. Sungguh kegigihan dan kesungguhan mereka dalam memperjuangkan masjid ini patut kita sebagai masyarakat dusun liaela untuk senantiasa memakmurkan masjidnya serta perjuangan mereka kita jadikan sebagai pelajaran bagi diri kita dan generasi kita selanjutnya.
- Siapa itu orang yang awalnya tidak mengizinkan tanahnya untuk dibangun sebuah masjid atu rumah yang permanen walaupun pada akhirnya dia menjualkan tanah tersebut untuk dibangun masjid ? wallahu a’lam tidak terlalu penting juga untuk kita ketahui yang intinya semoga dari teransaksi tersebut diganti oleh Allah dengan pahala yang berlipat ganda, dan tidak di pungkiri jika tanahnya itu di wakafkan maka akan menjadi amal jariah baginya.
- Siapa itu Almarhum H. Muhammad samanery dan Almarhum La bande ? tidak dijelaskan secara rinci tentang biografi mereka tapi mungkin jika kita hendak mencari tahu tentang kedua tokoh tersebut bisa di tanyakan ke orang-orang tua sekarang di dusun Liaela, tetapi lihatlah atas apa yang telah mereka perjuangkan bersama untuk kampung kita ? berkat perjuangan merekalah sehingga masjid di dusun liaela dapat di nikmati oleh masyarakat hingga saat ini.
Komentar
Posting Komentar